skip to main | skip to sidebar

About me

Foto Saya
Nur Asyaa | @SyaAsyae
Sangatta, kalimantan timur, Indonesia
Nur Asyaa, born on March 1996. From Sangatta East Borneo. Studying At Hasanuddin University of Environmental Engineering, Gowa-Makassar.
Lihat profil lengkapku

Archivo del blog

  • ► 2014 (2)
    • ► Maret (2)
  • ▼ 2013 (8)
    • ▼ Desember (3)
      • Short Stories Part II
      • Short Stories Part I
      • Puisi galau
    • ► November (3)
    • ► Oktober (1)
    • ► April (1)
  • ► 2011 (1)
    • ► Juni (1)
  • ► 2010 (5)
    • ► Desember (2)
    • ► Oktober (3)

My Blog List

Labels

  • my notes (1)

Blogroll

Nur Asyae

Create your badge

Labels

  • my notes

Banner

Pages

  • Beranda

Blogger templates

Blogger news

divine-music.info
divine-music.info

divine-music.info
Follow @SyaAsyae
Get Widget
Baby Hello Kitty
Nur Asyae | Create your badge
Hit Counter
Hit Counter
Tweets by @SyaAsyae
Diberdayakan oleh Blogger.
  • Beranda

Popular Posts

  • Poetries
    Perjalanan Oleh: Nur Asya Hari demi hari telah berganti Waktu demi waktu telah ku lalui Detik demi detik terus  berjalan Da...
  • Don't Give Up !
    Setiap orang pasti pernah merasakan kegagalan di dalam hidup mereka. Tapi, dengan kegagalan yang terjadi itu, jangan sampai membuat kit...
  • Short Stories Part I
    Gak sengaja nemu'in buku yang isinya tentang kumpulan cerita2 atau celoteh yang pernah ditulis oleh teman2 SMP saya dulu sekitar kuran...
  • My 18th
    Hii good morning ! :) This's my first posting in 2014 after 3 months not post something in here ~~ yeah,, Today exactly on 4th ...
  • My Favorite Song Lyrics
    Berikut ini saya ingin mem- posting beberapa lirik lagu favorit saya yg mungkin kebanyakan dari lagu" ini adalah lagu" jadul haha...
  • 'Motivation Words'
    Berikut kata-kata motivasi & juga kata-kata mutiara tentang kehidupan yg saya dapatkan dari berbagai sumber : - Dunia ini berputar s...
  • Teacher's Day
    Good morning ! :) Today is Monday exactly 25th of November 2013. It means that today is National Teacher's day :) Because of that,...
  • Menghadapi UN 2014
    Tidak terasa kurang lebih tinggal 2 minggu lagi saya dan teman2 seperjuangan kelas 12 akan menempuh Ujian Nasional atau yang disingkat deng...
  • Study
    study... study.... and study..... study... study.... and study..... study... study.... and study..... study... study.... and study......
  • Puisi galau
    "Tak Berarah" Oleh : Rhisfany Aprilda Takkan selamanya.. Genggamanmu erat memelukku Dalam jalinan yang pasti Tertati...

Blog Archive

  • ► 2014 (2)
    • ► Maret (2)
  • ▼ 2013 (8)
    • ▼ Desember (3)
      • Short Stories Part II
      • Short Stories Part I
      • Puisi galau
    • ► November (3)
    • ► Oktober (1)
    • ► April (1)
  • ► 2011 (1)
    • ► Juni (1)
  • ► 2010 (5)
    • ► Desember (2)
    • ► Oktober (3)

About Me

Foto Saya
Nur Asyaa | @SyaAsyae
Nur Asyaa, born on March 1996. From Sangatta East Borneo. Studying At Hasanuddin University of Environmental Engineering, Gowa-Makassar.
Lihat profil lengkapku

Followers

~My Life Is About All My Dreams~

"Life is like a wheel, sometimes we will be on the top, and sometimes we will be at the bottom. It's not important when we become on the top or at the bottom. But the most important thing is give thankful always when we success and be patient always when we fail.."

Pages

  • Beranda

Short Stories Part II

Jumat, 27 Desember 2013

“MASA KECILKU KURANG BAHAGIA”

Dinar baru saja pulang sekolah. Sebenarnya dia ingin langsung pulang, tapi karena mengingat kedua orang tuanya yang kini sedang mengalami masalah terberat dalam pernikahan. Saat dia pulang dari rumah temannya, Dinar disambut dengan pecahnya pertengkaran hebat antara kedua orang tuanya. Miris hati Dinar. Dinar langsung menuju ke kamarnya dengan air mata yang tak terbendung.

            Sebenarnya, Dinar bingung. Mengapa hanya karena sebuah masalah sepele yang seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik harus dibesarkan. Tiba-tiba Dinar mendengar mamanya berteriak kata CERAI. Dinar geram dan benci mendengar kata cerai. “Uh.. kenapa orang tuaku harus mengambil jalan cerai ? kenapa mereka tidak memikirkan nasibku..” gerutu Dinar.

            Akhirnya, orang tua Dinar pun bercerai. Hari-hari dijalani Dinar dengan murung dan sedih. Sempat dia tidak ingin sekolah karena orang tuanya bercerai. Lalu, prestasi Dinar sangat turun drastic. Hal itu tentu saja membuat mamanya marah. “kenapa nilai matematika bisa dapat 3 ?! Ha..?! memalukan ! diamana mau ditaruh muka mama ?” mama Dinar menggeram. Dinar menjawab “ Dinar lebih malu lagi ma ! Dinar malu punya orangtua yang GAGAL !”. Dinar pun lari menuju kamarnya  sambil menangis dan meninggalkan mamanya. Dan mama Dinar hanya bisa terduduk merenungi perkataan anaknya.

            Mama Dinar dan Papa Dinar akhirnya bersepakat. Demi Dinar, mereka pun kembali rujuk. Dinar pun sangat gembira. Hari-harinya kemudian dia lewati dengan ceria dan penuh sukacita. Prestasinya pun naik kembali. Itu semua karena kini kedua orang tuanya memikirkan nasibnya dan tidak bersikap egois lagi.
Signature

Writer : Nurul Audina
TTL     : Sangatta, 21 Maret 1996
Motto : “Aku Pasti Bisa !”
Written on February 20th 2009. 






                                                “BROKEN HEART”


            Dulu, aku pernah suka sama seseorang. Sampai sekarang juga sich (^^). Sejak kelas 6 aku sudah mulai suka sama dia dan sampai sekarang. Tapi perasaan itu hilang semenjak aku tau kalau dia suka sama temanku. Ceritanya gini..

            Waktu itu tepatnya pada bulan September aku mulai dekat sama dia karena aku dan dia kebetulan masuk dalam 1 kelompok drama bahasa inggris di sekolahku. Pas itu bulan ramadhan dan kita sedang dalam program English boarding in Ramadhan dan drama itu adalah drama untuk acara penutupan program tersebut. Karena kita sering bertemu, dan sering ngobrol jadilah rasa suka itu semakin bertambah di dalam hati. Teman-teman sekolah juga suka ngolokin aku sama dia. Sebenarnya sich aku senang aja diolok-olokin kayak gitu.. heheehe

            Tapi, pada suatu hari entah kenapa dia jadi sering ngolok-ngolokin aku. Jadi, rasa suka itu memudar. Dan sampai-sampai dia ngolokin dengan hal-hal yang berlebihan tulisannya sl**. Itu kan artinya *TITTTT…* dan semakin hari membuatku semakin membencinya.

            Pada suatu hari, aku berpikir kalau dia itu suka sama temanku. Karena aku sering liat dia senyum-senyum kalau liat temanku itu. Dan akhirnya aku semakinm sadar kalau dia benar-benar suka sama temanku. Ketika itu aku sedih banget dan sakit hati rasanya pengen nangis ;(. Dan mulai saat itu rasa suka ku sama dia semakin memudar. Dan pada saat itu aku bertekad untuk melupakan dia. Tapi buktinya sampai sekarang aku masih gak bisa ngelupain dia :( .

TTD

Writer : Aisyah Nabilah
TTL      : Jakarta, 10 Agustus 1996
Motto : Jangan menyerah sebelum berperang !
Written on February 20th 2009.   






“FOREVER FRIENDS”

            Dulu, ketika aku masih SD aku memiliki 3 orang sahabat namanya Fira, Ulfa dan Safira. Setiap istirahat pasti aku dan mereka selalu sama-sama . Mereka juga orangnya baik, lucu, dan asyik ;). Pas itu aku dan teman-temanku kelas 6 SD. Dan kita ber-empat mulai akrab sejak kenaikan kelas 6. Ceritanya pas itu saat awal masuk kelas 6 sekolahku mengadakan outbond  di Town Hall.  Terus pas pulang kita mampir makan sama-sama di TH ber-empat. Dan gak tau kenapa sejak saat itu kita jadi akrab dan sering melakukan hal bersama. Padahal pas kelas 1 sampai kelas 5 kita gak pernah seakrab ini.

            Kalau kita sudah ngumpul2, hal-hal yang paling kita sering lakukan adalah cerita-cerita, ngolokin orang, bercanda terus ketawa-ketawa'an ( :D ). Dan kita mempunyai olokan masing-masing misalnya olokan di film kartun Spongebob aku diolokin kembarannya squidward :D. Terus Safira diolokin Patrick, Fira diolokin Plankton yang bermata satu itu dan Ulfa diolokin Pearl ituloh anaknya si tuan Krab yang ikan paus kalau gak salah !? hehe. Kalau kita udah olok-olokan kayak gitu pasti deh habis itu kita langsung ketawa. Hahaha.. (lucu ?!).

            Nah, karena kita sering sama-sama kayak gitu akhirnya kita sepakat membuat sebuah genk persahabatan yang bernama “Forever Friends”. Terinspirasi dari sebuah tipe-x yang bergambar sebuah beruang dan bertuliskan forever friends yang artinya SAHABAT SELAMANYA J. Pada saat itu kami berjanji sampai lulus, sampai kapanpun, dan bagaimanapun kami ber-empat akan tetap menjadi teman untuk selamanya (amin).

                Oiya selain dari Tipe-X kata ‘Forever friends’ itu juga diambil dari sebuah cerita film (lupa judulnya apa) yang membuat nama genk-nya dengan nama ‘Forever Friends’ yaudah kita ngikut dehh.. :D

            Tapi sekarang kita ber-empat sudah berpisah. Terpisahkan oleh jarak dan pulau (hehehe lebay). Aku dan Ulfa sekolah sama-sama di sebuah sekolah swasta Sangatta. Sedangkan Safira sekolah di pondok di Malang, dan Fira bersekolah di salah satu sekolah negeri di Sangatta. Tetapi, walaupun kita terpisah tempat, kita tetap “FOREVER FRIENDS” J.

My Signature 4 years ago :D


Writer : Nur Asya
TTL      : Pinrang, 4 Maret 1996
Motto  : Never give Up !
Written on February 20th 2009. 





“KEPINCUT DI RUMAH SAKIT"

 Habis sholat isya aku langsung mengganti bajuku, waktu itu aku akan pergi menjengung nenek bapak yang sedang sakit dan di rawat di rumah sakit.

            Sesampai di rumah sakit, aku dan kedua orangtuaku langsung menuju kamar yang ditempati oleh nenek bapak. Sampai di ruang perawatannya, mataku langsung tertuju ke seorang cowok yang pada saat itu posisinya membelakangiku. Awalnya, aku biasa-biasa saja karena aku belum melihat wajahnya. Dan ketika cowok itu berbalik, WAW !! ternyata cowok itu gantengg bangett. Saat itu juga aku langsung suka sama cowok itu. Waktu cowok itu keluar, cowol itu lewat di depanku. Aku senengg banget ( ^,^ ). Ternyata cowok itu keluar karena mau makan. Pantas aja aku liat piring di tangannya.

            Aku paling senang waktu dia duduk di dekat babeku. Apalagi dia suka nyuri-nyuri pandang ke arahku. Kadang-kadang dia bercermin di jendela yang berada di dekatnya dan feeling ku sich dia juga sekalian mau liat akudari jendela karena bayanganku ada juga di jendela tempat dia bercermin.

            Waktu pulang aku agak sedih sich soalnya aku mau pisah sama cowok ganteng yang baru aja aku suka. Waktu aku pamitan sama nenek bapak dan nenek ibu, cowok itu berdiri di belakangku dan aku ada sepundaknya lho…. :D Kapan ya aku bisa ketemu dia lagi L. Kayaknya gak pernah lagi dech soalnya nenek bapak udah keluar dari rumah sakit. Hiks..hiks..

Ulfa's signature

Writer : Ulfa yunita
TTL      : Bontang, 20 juni 1996
Written on Fabruary 20th 2009.   







“MY FIRST LOVE”

            Aku mempunyai kakak kelas sewaktu ia duduk di kelas 5 dan aku duduk di kelas 4. Saat iti, aku tidak pernah tau apa yang sedang aku rasakan pada saat itu.
Ya..ya..ya…??

            Cinta itu hanya tumbuh sesaat saja.. Dulu aku tau kalau dia suka sama aku pada saat aku duduk di kelas 3 sekolah dasar (SD). Pada saat itu ia mengirimkan surat padaku. Ia menuliskan surat pada saat aku belum mengerti tentang apa yang di namakan CINTA dan apa arti untuk pacaran ?? 

" AKU SUKA KAMU, SAAT KAMU SEDANG MENUNGGU TEMANMU.."

itulah isi surat pertama yang dia berikan kepadaku saat itu.

Menurutku, ini adalah cinta pertama yang
belum pernah aku rasakan sebelumnya.

Bulan… hari.. pun terus berlalu dan aku tampak ceria
Seperti biasanya. Aku tak tahu tiba-tiba seseorang sedang
Menghampiriku. Ia memberiku suatu benda yang ingin dia berikan
Kepadaku saat itu..

            Ehm..ehm..  aku masih berpikir apa itu harus kuterima atau tidak ?
dan akhirnya aku pun menerima benda itu dan ternyata ia memberikanku gelang tangan yang bagus sekali.
            Hari demi hari aku selalu teringat padanya, aku tak tau apa yang terjadi. Pada saat itu tingkah laku pun berubah aku selalu menyebut namanya “E….E…” tapi di dalam hati. Aku selalu ‘Salting’ bila bertemu dengannya.
            Setiap waktu istirahat dia dan teman-temannya selalu datang ke kelasku. Dan saat itu dia memberikanku surat lagi dan lagi. Sampai banyak yang hilang.. dan aku tidak pernah ingin kalau ia mengirim kan surat terus menerus seperti itu. Sampai-sampai ia kuberi tau kalau gak usah  ngirim surat surat lagi agar buku pelajarannya tidak cepat habis hanya karena sekedar surat cinta itu..

Dan, esok harinya dia memberikanku sebuah jepit rambut yang berwarna ungu. Dan keesokannya lagi ia memberikan sebuah kalung “Liontin”. Sebenarnya kalung itu mau ia berikan langsung  tetapi lonceng pun berbunyi jadi terpaksa temannya yang memberikan.
Tapi…….
Ada sesuatu yang aku pikirkan kalau saja aku dan dia harus berpisah. Karena ada salah satu cewek yaitu teman sekelasnya yang punya perasaan sama dia. Tapi aku coba sabar walaupun hal ini harus terjadi.
Waktu, tanggal, bulan dan tahun pun terus berlalu…
Pada tanggal 29 februari 2007. Ia mengirimkan surat terakhirnya yang berisi bahwa “dia gak akan mau putus hubungan sama aku, karena bagi dia aku ada untuk selamany…” ??????

            Tapi,, cinta harus berakhir dan saat itu ( tanggal 17 bulan 3 tahun 2007 ). Dia pun harus pergi dan berpaling dariku dan menemukan cinta sejatinya yaitu sahabatku sendiri.
Ya…ya…ya…
Aku pun  sadar bahwa cinta kepada seseorang hanyalah sesaat saja dan tanpa ia sadari apa yang telah dia berikan kepadaku saat  itu sangatlah berarti. Meski kini telah berakhir..




Signature
Created by : Annisa Dwi finanda
TTL             : Samarinda, 29 Mei 1996
    Pesan          : Cintailah seseorang dengan                                              tulus.               
Written on February 20th 2009.

Diposting oleh Nur Asyaa | @SyaAsyae di Jumat, Desember 27, 2013    

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Jumat, 27 Desember 2013

Short Stories Part II

Diposting oleh Nur Asyaa | @SyaAsyae di Jumat, Desember 27, 2013
“MASA KECILKU KURANG BAHAGIA”

Dinar baru saja pulang sekolah. Sebenarnya dia ingin langsung pulang, tapi karena mengingat kedua orang tuanya yang kini sedang mengalami masalah terberat dalam pernikahan. Saat dia pulang dari rumah temannya, Dinar disambut dengan pecahnya pertengkaran hebat antara kedua orang tuanya. Miris hati Dinar. Dinar langsung menuju ke kamarnya dengan air mata yang tak terbendung.

            Sebenarnya, Dinar bingung. Mengapa hanya karena sebuah masalah sepele yang seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik harus dibesarkan. Tiba-tiba Dinar mendengar mamanya berteriak kata CERAI. Dinar geram dan benci mendengar kata cerai. “Uh.. kenapa orang tuaku harus mengambil jalan cerai ? kenapa mereka tidak memikirkan nasibku..” gerutu Dinar.

            Akhirnya, orang tua Dinar pun bercerai. Hari-hari dijalani Dinar dengan murung dan sedih. Sempat dia tidak ingin sekolah karena orang tuanya bercerai. Lalu, prestasi Dinar sangat turun drastic. Hal itu tentu saja membuat mamanya marah. “kenapa nilai matematika bisa dapat 3 ?! Ha..?! memalukan ! diamana mau ditaruh muka mama ?” mama Dinar menggeram. Dinar menjawab “ Dinar lebih malu lagi ma ! Dinar malu punya orangtua yang GAGAL !”. Dinar pun lari menuju kamarnya  sambil menangis dan meninggalkan mamanya. Dan mama Dinar hanya bisa terduduk merenungi perkataan anaknya.

            Mama Dinar dan Papa Dinar akhirnya bersepakat. Demi Dinar, mereka pun kembali rujuk. Dinar pun sangat gembira. Hari-harinya kemudian dia lewati dengan ceria dan penuh sukacita. Prestasinya pun naik kembali. Itu semua karena kini kedua orang tuanya memikirkan nasibnya dan tidak bersikap egois lagi.
Signature

Writer : Nurul Audina
TTL     : Sangatta, 21 Maret 1996
Motto : “Aku Pasti Bisa !”
Written on February 20th 2009. 






                                                “BROKEN HEART”


            Dulu, aku pernah suka sama seseorang. Sampai sekarang juga sich (^^). Sejak kelas 6 aku sudah mulai suka sama dia dan sampai sekarang. Tapi perasaan itu hilang semenjak aku tau kalau dia suka sama temanku. Ceritanya gini..

            Waktu itu tepatnya pada bulan September aku mulai dekat sama dia karena aku dan dia kebetulan masuk dalam 1 kelompok drama bahasa inggris di sekolahku. Pas itu bulan ramadhan dan kita sedang dalam program English boarding in Ramadhan dan drama itu adalah drama untuk acara penutupan program tersebut. Karena kita sering bertemu, dan sering ngobrol jadilah rasa suka itu semakin bertambah di dalam hati. Teman-teman sekolah juga suka ngolokin aku sama dia. Sebenarnya sich aku senang aja diolok-olokin kayak gitu.. heheehe

            Tapi, pada suatu hari entah kenapa dia jadi sering ngolok-ngolokin aku. Jadi, rasa suka itu memudar. Dan sampai-sampai dia ngolokin dengan hal-hal yang berlebihan tulisannya sl**. Itu kan artinya *TITTTT…* dan semakin hari membuatku semakin membencinya.

            Pada suatu hari, aku berpikir kalau dia itu suka sama temanku. Karena aku sering liat dia senyum-senyum kalau liat temanku itu. Dan akhirnya aku semakinm sadar kalau dia benar-benar suka sama temanku. Ketika itu aku sedih banget dan sakit hati rasanya pengen nangis ;(. Dan mulai saat itu rasa suka ku sama dia semakin memudar. Dan pada saat itu aku bertekad untuk melupakan dia. Tapi buktinya sampai sekarang aku masih gak bisa ngelupain dia :( .

TTD

Writer : Aisyah Nabilah
TTL      : Jakarta, 10 Agustus 1996
Motto : Jangan menyerah sebelum berperang !
Written on February 20th 2009.   






“FOREVER FRIENDS”

            Dulu, ketika aku masih SD aku memiliki 3 orang sahabat namanya Fira, Ulfa dan Safira. Setiap istirahat pasti aku dan mereka selalu sama-sama . Mereka juga orangnya baik, lucu, dan asyik ;). Pas itu aku dan teman-temanku kelas 6 SD. Dan kita ber-empat mulai akrab sejak kenaikan kelas 6. Ceritanya pas itu saat awal masuk kelas 6 sekolahku mengadakan outbond  di Town Hall.  Terus pas pulang kita mampir makan sama-sama di TH ber-empat. Dan gak tau kenapa sejak saat itu kita jadi akrab dan sering melakukan hal bersama. Padahal pas kelas 1 sampai kelas 5 kita gak pernah seakrab ini.

            Kalau kita sudah ngumpul2, hal-hal yang paling kita sering lakukan adalah cerita-cerita, ngolokin orang, bercanda terus ketawa-ketawa'an ( :D ). Dan kita mempunyai olokan masing-masing misalnya olokan di film kartun Spongebob aku diolokin kembarannya squidward :D. Terus Safira diolokin Patrick, Fira diolokin Plankton yang bermata satu itu dan Ulfa diolokin Pearl ituloh anaknya si tuan Krab yang ikan paus kalau gak salah !? hehe. Kalau kita udah olok-olokan kayak gitu pasti deh habis itu kita langsung ketawa. Hahaha.. (lucu ?!).

            Nah, karena kita sering sama-sama kayak gitu akhirnya kita sepakat membuat sebuah genk persahabatan yang bernama “Forever Friends”. Terinspirasi dari sebuah tipe-x yang bergambar sebuah beruang dan bertuliskan forever friends yang artinya SAHABAT SELAMANYA J. Pada saat itu kami berjanji sampai lulus, sampai kapanpun, dan bagaimanapun kami ber-empat akan tetap menjadi teman untuk selamanya (amin).

                Oiya selain dari Tipe-X kata ‘Forever friends’ itu juga diambil dari sebuah cerita film (lupa judulnya apa) yang membuat nama genk-nya dengan nama ‘Forever Friends’ yaudah kita ngikut dehh.. :D

            Tapi sekarang kita ber-empat sudah berpisah. Terpisahkan oleh jarak dan pulau (hehehe lebay). Aku dan Ulfa sekolah sama-sama di sebuah sekolah swasta Sangatta. Sedangkan Safira sekolah di pondok di Malang, dan Fira bersekolah di salah satu sekolah negeri di Sangatta. Tetapi, walaupun kita terpisah tempat, kita tetap “FOREVER FRIENDS” J.

My Signature 4 years ago :D


Writer : Nur Asya
TTL      : Pinrang, 4 Maret 1996
Motto  : Never give Up !
Written on February 20th 2009. 





“KEPINCUT DI RUMAH SAKIT"

 Habis sholat isya aku langsung mengganti bajuku, waktu itu aku akan pergi menjengung nenek bapak yang sedang sakit dan di rawat di rumah sakit.

            Sesampai di rumah sakit, aku dan kedua orangtuaku langsung menuju kamar yang ditempati oleh nenek bapak. Sampai di ruang perawatannya, mataku langsung tertuju ke seorang cowok yang pada saat itu posisinya membelakangiku. Awalnya, aku biasa-biasa saja karena aku belum melihat wajahnya. Dan ketika cowok itu berbalik, WAW !! ternyata cowok itu gantengg bangett. Saat itu juga aku langsung suka sama cowok itu. Waktu cowok itu keluar, cowol itu lewat di depanku. Aku senengg banget ( ^,^ ). Ternyata cowok itu keluar karena mau makan. Pantas aja aku liat piring di tangannya.

            Aku paling senang waktu dia duduk di dekat babeku. Apalagi dia suka nyuri-nyuri pandang ke arahku. Kadang-kadang dia bercermin di jendela yang berada di dekatnya dan feeling ku sich dia juga sekalian mau liat akudari jendela karena bayanganku ada juga di jendela tempat dia bercermin.

            Waktu pulang aku agak sedih sich soalnya aku mau pisah sama cowok ganteng yang baru aja aku suka. Waktu aku pamitan sama nenek bapak dan nenek ibu, cowok itu berdiri di belakangku dan aku ada sepundaknya lho…. :D Kapan ya aku bisa ketemu dia lagi L. Kayaknya gak pernah lagi dech soalnya nenek bapak udah keluar dari rumah sakit. Hiks..hiks..

Ulfa's signature

Writer : Ulfa yunita
TTL      : Bontang, 20 juni 1996
Written on Fabruary 20th 2009.   







“MY FIRST LOVE”

            Aku mempunyai kakak kelas sewaktu ia duduk di kelas 5 dan aku duduk di kelas 4. Saat iti, aku tidak pernah tau apa yang sedang aku rasakan pada saat itu.
Ya..ya..ya…??

            Cinta itu hanya tumbuh sesaat saja.. Dulu aku tau kalau dia suka sama aku pada saat aku duduk di kelas 3 sekolah dasar (SD). Pada saat itu ia mengirimkan surat padaku. Ia menuliskan surat pada saat aku belum mengerti tentang apa yang di namakan CINTA dan apa arti untuk pacaran ?? 

" AKU SUKA KAMU, SAAT KAMU SEDANG MENUNGGU TEMANMU.."

itulah isi surat pertama yang dia berikan kepadaku saat itu.

Menurutku, ini adalah cinta pertama yang
belum pernah aku rasakan sebelumnya.

Bulan… hari.. pun terus berlalu dan aku tampak ceria
Seperti biasanya. Aku tak tahu tiba-tiba seseorang sedang
Menghampiriku. Ia memberiku suatu benda yang ingin dia berikan
Kepadaku saat itu..

            Ehm..ehm..  aku masih berpikir apa itu harus kuterima atau tidak ?
dan akhirnya aku pun menerima benda itu dan ternyata ia memberikanku gelang tangan yang bagus sekali.
            Hari demi hari aku selalu teringat padanya, aku tak tau apa yang terjadi. Pada saat itu tingkah laku pun berubah aku selalu menyebut namanya “E….E…” tapi di dalam hati. Aku selalu ‘Salting’ bila bertemu dengannya.
            Setiap waktu istirahat dia dan teman-temannya selalu datang ke kelasku. Dan saat itu dia memberikanku surat lagi dan lagi. Sampai banyak yang hilang.. dan aku tidak pernah ingin kalau ia mengirim kan surat terus menerus seperti itu. Sampai-sampai ia kuberi tau kalau gak usah  ngirim surat surat lagi agar buku pelajarannya tidak cepat habis hanya karena sekedar surat cinta itu..

Dan, esok harinya dia memberikanku sebuah jepit rambut yang berwarna ungu. Dan keesokannya lagi ia memberikan sebuah kalung “Liontin”. Sebenarnya kalung itu mau ia berikan langsung  tetapi lonceng pun berbunyi jadi terpaksa temannya yang memberikan.
Tapi…….
Ada sesuatu yang aku pikirkan kalau saja aku dan dia harus berpisah. Karena ada salah satu cewek yaitu teman sekelasnya yang punya perasaan sama dia. Tapi aku coba sabar walaupun hal ini harus terjadi.
Waktu, tanggal, bulan dan tahun pun terus berlalu…
Pada tanggal 29 februari 2007. Ia mengirimkan surat terakhirnya yang berisi bahwa “dia gak akan mau putus hubungan sama aku, karena bagi dia aku ada untuk selamany…” ??????

            Tapi,, cinta harus berakhir dan saat itu ( tanggal 17 bulan 3 tahun 2007 ). Dia pun harus pergi dan berpaling dariku dan menemukan cinta sejatinya yaitu sahabatku sendiri.
Ya…ya…ya…
Aku pun  sadar bahwa cinta kepada seseorang hanyalah sesaat saja dan tanpa ia sadari apa yang telah dia berikan kepadaku saat  itu sangatlah berarti. Meski kini telah berakhir..




Signature
Created by : Annisa Dwi finanda
TTL             : Samarinda, 29 Mei 1996
    Pesan          : Cintailah seseorang dengan                                              tulus.               
Written on February 20th 2009.

0 komentar on "Short Stories Part II"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod

Work under CC License

Creative Commons License